Jumat, 04 Juli 2014

Tentang rindu


Selalu Merindu
Rindu adalah tali yang tak pernah putus
Merentang di tiang hati, di tiang mimpi....



Kadangkala di singgahi burung yang
mengelakkan kabut
Pada pagi dingin yang mengaburkan
sinar matahari....



Rindu adalah tiang yang tak pernah tumbang
Tegak dilorong kehidupan


disepanjang labuh usia
Disitu tergantung lampu kenangan dan ingatan
Biarpun hari semakin tua dan kelam sudah bermula



Rindu adalah lorong yang tak pernah tertutup
Dari musim ke musim ia menjadi laluan
Pengembara yang mencari cintanya yang hilang
Disitu rumput yang telah lama bertukar warna


Bunga dan daun silih berganti segar dan kuncup



Rindu adalah musim yang tak pernah tentram
Resah datang gelisah berulang mengusik nasib
Hanya dzikir dan do’a menjadi penawar
mereda pedih dan sakit
Dan sesekali puisi menjadi nyanyian
yang mengharukan
Dalam senyap air mata perlahan-lahan menitik......

rindu posted in rindu on january 7 2011 by sekamarrindu2009

Keyakinan Cinta

Malam...
akankah ku temukan bintang ku di sana....
atau kah hanya gumpal awan yang membekas di langit....

desir angin membisik dalam benakku...
ada keraguan ketika hati meminta bertahan....
akan kah dia kembali datang...
sementara waktu terus berjalan....

namun dalam penantian ini...
aku tetap bertahan...
semakin ku kuatkan kaki tempatku berpijak...
meski dalam kegelapan...

kesetiaan penantian ini
bukan hanya penghias kata...
tapi wujud dari cinta yang nyata.....
... : Birch cabang terhadap latar belakang langit malam. Moonlight Track

Senin, 30 Juni 2014

Di pelukan angin malam
Ku merindukan mu...

Tiada sapa tiada kata
Hanya kedinginan
Yang menghampirku..

Pada fajar di ufuk
Kuitipkan rindu..
Namun tiada sambut
Kala pagi datang..

Pada mentari pagi
Aku bertanya..
Ada kah kehangatan rindu
Yang menungguku datang??

Atau kah hanya angin 
Yang akan membawaku...
Saat aku
Mulai 
A
hancur

Dan memuai..
Aku dan cintaku
Seperti aku dan nafasku
Yang Tak kan terpisah
Meski malam menutup mata..

Aku dan cintaku
Seperti aku dan rinduku..

Rindu pada sosok mentari
Yang masih terpenjara malam...
Berharap waktu segera
membebaskan mu kembali..

Namun bila waktu tak membawamu lagi.,
Biarkan aku menanti dalam dinginya pagi..
Add capion